Nalagu Dan MP-ASI: Dari Hati Turun Ke Dapur; Dari Dapur Turun Ke Hati

Waktunya persiapan dan masa MP-ASI (Makanan Pendamping ASI) Nalagu adalah soal saatnya dari hati turun ke dapur. Dulu, semasa masih ngajar dekat rumah, suami dijamin bawa bekal ke kantor walaupun menunya ya ala kadarnya, tumis-tumisan en cabe-cabean (baca: sambel-sambelan). Tapi semenjak kerja ke Jekardah, berangkat jam 5 pagi, jadi jarang banget bisa megang kompor. Apalagi setelah melahirkan, bangun tidur harus nyisihin waktu buat pumping. Abis itu, Nalagu masuk 6 bulan, mulai makan, ga mungkin Opungnya dong yang nyiapin makanannya. Oya, kami ga dibantu asisten rumah tangga, urusan rumah kami kerjasama (banyakan Bapak Nalagu malah) dan kami ga mau tambah merepotkan Opung Nalagu, beliau cukup nemenin Nalagu aja di rumahnya, itu juga udah wah! Jadilah bartambah 1 agenda pagi: masak buat Nalagu. Alarm pun disetel jam 3 setiap subuh di working days.

Okeh, curhatnya kepanjangan. Back to the topic. 21 November 2015, Nalagu pas berumur 180 hari (MP-ASI boleh dimulai sejak 6 bulan/180 hari), waktu yang tepat untuk bayi makan MP-ASI pertamanya, karena setelah 6 bulan, ASI ga lagi cukup memenuhi asupan gizinya. 2 bulan sebelumnya, Mamak Nalagu sudah mulai kepoin info-info dan nyiapin list perlengkapan MP-ASI, sementara Bapak Nalagu berpikir keras dimana bisa ngumpetin kartu ATM yang aman, hahaha.. Berdasarkan pengalaman pribadi, alat tempur MP-ASI yang betul-betul diperlukan (ga harus beli baru ya) itu: panci kecil, kukusan, pisau, talenan, saringan kawat atau blender untuk melembutkan (cuma 3 bulan pertama, umur 8/9 bulan baiknya sudah belajar makan makanan lembek), feeding set (mangkok, gelas, sendok yang aman untuk bayi), wadah penyimpanan makanan di kulkas (buat nyimpen stok bahan makanan mentah), ice tray (yang kotak-kotak buat bikin es batu di freezer itu loh), manual juicer (saran saya, jangan yang cuma buat meres jeruk, ada kok yang multifungsi buat meres buah apa aja bisa).

Frozen Food

Frozen Homemade Food

Nalagu ngikutin panduan MP-ASI WHO yang bisa dibaca disini. Berdasarkan panduan itu, 2 minggu pertama sebagai masa pengenalan, Nalagu hanya makan menu tunggal, kemudian di minggu ketiga, baru masuk menu 4 bintang. Langkah berikutnya setelah mempelajari konsep MP-ASI rumahan sehat, saya coba bikin jadwal menu MP-ASI Nalagu sebulan pertama, tujuan utamanya adalah sebagai catatan reaksi Nalagu terhadap rasa, alergi, dan fesesnya, selain itu biar saya terbiasa ngolah homemade healthy baby food buat Nalagu, ibaratnya training sebulan lah. Dan terbukti, setelah sebulan dipandu catatan jadwal menu, selanjutnya sampai sekarang, saya jadi ga kagok nyiapin menu harian Nalagu sesuai prinsip 4 bintang: Karbohidrat, Serat (Sayur/Buah), Protein Nabati, Protein Hewani.

IMG_20151202_083239

Menu tunggal beetroot

Ga ribet! Sekali lagi, ga ribet! It’s a matter of mind set. Awalnya ibu, adik, dan suami saya pesimis sama tekad saya supaya Nalagu makan homemade food, prinsip 4 bintang pula. Sempet saya merasa niat saya disepelekan, seolah dipaksa menyerah, lalu saya bilang “Kalau udah diyakini susah, repot, ga bisa, ya bakal jadi begitu adanya. Namanya juga hal baru, pasti perlu belajar, dicoba, nanti juga terbiasa, butuh waktu dan usaha.” Merekapun ga berani jawab lagi karena tanduk saya tiba-tiba keluar.

Jadwal Menu MPASI Nalagu

Jadwal menu MPASI 1 bulan pertama

Kaldu Ayam

Kaldu Ayam Kampung

Selama kita masih bisa usahain homemade kenapa mesti instan? Selain anak kita bisa makan makanan rumahan sehat, bonusnya kita tambah ilmu. Gegara hal ini saya jadi belajar bikin stok kaldu buat disimpan di freezer, bikin abon yang juga bisa disimpan di kulkas, udah gitu anak kita jadi kenal variasi rasa makanan, nantinya jadi ga picky eater. Lagipula kan udah ada teknologi canggih yang bernama lemari es, jadi bisa simpen bahan makanan biar lebih awet, khususnya buat para working mom yang ga bisa tiap hari belanja. Kalau saya, abis belanja protein hewani (daging sapi/ayam/ikan/seafood) buat stok beberapa hari or seminggu, setelah dipotong kecil-kecil terus simpan di ice tray taruh di freezer, tiap mau masak ambil deh secukupnya. Protein nabati jenis kacang-kacangan juga metodenya begitu, misal kacang merah saya rebus dulu baru saya simpan di ice tray taruh di freezer, pas butuh tinggal cemplung. Yang perlu diolah langsung biasanya cuma sayur atau buah sama karbohidratnya, itu juga ga repot kok masaknya. Kalo masih bilang ribet, mungkin kurang piknik

Abon Tenggiri

Abon Tenggiri

Menyuapi anak itu butuh keterampilan negosiasi tingkat dewa sekaligus butuh timing yang akurat pas memasukkan makanan, hap! Goal! Belum lagi harus kontrol bibir yang antara sadar tidak sadar ikutan monyong-monyong or mangap-mangap. Syukurnya Nalagu tidak pernah GTM (Gerakan Tutup Mulut), kecuali hari pertama makan, mungkin dia bingung dengan sendok dan berasa aneh dengan hal baru yang masuk ke mulutnya. Selepas itu, semua lancar jaya. Ada beberapa kali pupnya terganggu, untungnya di grup FB Homemade Healthy Baby Food (HHBF), ada bahasan tentang mengatasi sembelit pada bayi yang baru mulai makan, selain itu, banyak ilmu soal perMP-ASIan lainnya, yang penting kalau ada waktu boleh mampir ke grup sebentar. Oya, ada bukunya juga loh Mini Ensiklopedia MP-ASI Rumahan. Sudah bagian kita sebagai orangtua harus aktif belajar.

IMG_20151212_123442

Yeeayy, ludes des des..

Semoga anak-anak kita merasakan cinta dalam tiap suapan makanan yang masuk ketubuhnya, karena untuk itu, orangtuanya dari hati turun ke dapur, kiranya yang dari dapur itu turun ke hatinya.

Advertisements

One thought on “Nalagu Dan MP-ASI: Dari Hati Turun Ke Dapur; Dari Dapur Turun Ke Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s